Gun Hansen salah satu pemain yang bermain di turnamen poker dunia

Keluh Gus Hansen Tentang Permainan Pokernya di Tahun 2008

Gun Hansen mungkin sudah tidak asing lagi terdengar namanya di sebagian kalangan orang. Ya, ia adalah seorang bettor poker legendaris yang sudah banyak dikenal karena kehebatan mainnya. Ia juga salah satu yang membuat dunia poker semakin dikenal pada era 2000an. Saat ditemui baru – baru ini, ia memberikan opininya bahwa karir yang sudah ia bangun bisa hancur karena permainan pokernya di tahun 2008.

Saat itu permainan yang berjudul “Every Hand Revealed” memang menjadi hal tersulit yang ia lewati selama bermain poker. Ia merasa kesulitan ini yang membawanya pada kerugian yang tidak sedikit sehingga membuatnya menjadi sulit dengan keadaan karirnya. Saat ini ia belum lama bermain kembali dalam sebuah ajang turnamen poker yang sedang berlangsung bulan ini.

Ia bermain di Bellagio, Las Vegas, tepatnya pada ajang WPT Five Diamond World Poker Classic. Sayangnya pada pertaruhan turnamen poker kali ini ia pun merugi karena tidak bisa menghasilkan apa pun dari taruhan pokernya. Yang perlu diketahui adalah, ini kali pertamanya ia gagal lagi sejak bermain pada tahun 2014.

Namun, Hansen memang sudah mengubah cara mainnya. Hal ini untuk mengimbangi para competitor sekelasnya yang skill mainnya sudah jauh berkembang pada saat ini. Kekalahan Hansen saat sedang  bermain di meja poker online ini ternyata juga tertangkap kamera. Saat itu terlihat bagaimana pertaruhan yang ada berlangsung dan hasilnya ia harus kehilangan sekitar 20 jutaan dollar.

Sekitar 17 juta dollar dari kekalahan yang ia peroleh memang terjadi dalam tahun 2012 dan 2014. Terlihat sekali tense saat ia sedang perjuangkan posisinya didalam space main yang diambilnya. Ketika ia sedang diinterview dengan pihak WPT yang menjadi ajang kejuaraan tersebut, ia mengaku bahwa kehancuran permainan pokernya di tahun 2008 memang membawa image yang jelek hingga sekarang pada table poker yang dimainkannya. Yang lebih membuat pendengar harus mengingat sejarahnya adalah ajang kekalahan di tahun 2008 datang beriringan setelah ia kalah dalam Aussie Millions yang diikutinya di tahun 2007.

Baca Juga : Pemain Poker Indonesia Hebat Yang Mendunia Saat ini

Ia berpendapat juga karena kekalahannya tersebut, banyak orang yang sudah tidak yakin kalau ia punya kesempatan untuk menangkan posisi pada sebuah meja taruhan. Pemain yang sudah menjadi champion ajang WPT selama 3 kali berturut – turut ini juga menghaturkan bahwa karena kekalahannya ini maka berpengaruh pada imagenya. Bahkan di meja permainan ia kehilangan lawan sebandingnya yang menurutnya cukup agresif dalam permainan poker.

Menurutnya, mungkin memang tidak terlihat bagus untuk tetap menyalahkan kekalahannya tersebut. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk tidak bermain selama beberapa lama, pasti ada pandangan lain dari orang – orang kalau Hansen sedang dalam sebuah masalah. Saat kemunculannya kembali di ajang WPT ini membuat banyak orang melihatnya bermain dengan serius.

Bahkan pada pemain yang sangat lemah sekalipun setidaknya Hansen bisa memberikan kesan secara tidak langsung untuk memberikan waktu yang sulit untuk hadapi permainan poker. Tapi hal ini mengajarkan mereka untuk lebih bisa belajar dari kekalahannya. “Pemain yang hebat semakin hebat. Namun yang lebih penting adalah pemain yang lemah pun sudah menjadi lebih baik dalam bermain”, itu yang ia katakan saat sedang diinterview. Dari permainannya di WPT ini ia melihat kesempatan baru untuk bertaruh di 2018. Ia hanya perlu untuk menemukan dan belajar kembali tentang poker untuk mencapai hal tersebut.

Facebook Comments